Deklarasi dan Peniadaan Mudik Lebaran Tahun 2021 Oleh Bupati Rokan Hilir

28 Kali Dilihat Orang

Deskripsi Lengkap

BAGANSIAPIAPI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat mendeklarasikan larangan mudik antar proppvinsi. Pasalnya, yang terpapar Covid-19 di Rohil angka kenaikkannya masih cukup tinggi setiap harinya.

Deklarasi larangan mudik lebaran tahun 2021 dibacakan Bupati Rohil H Suyatno AMp, dan diikuti Ketua DPRD Rohil Maston, Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK, Dandim 0321 Letk Arh Agung Rachman Wahyudi SIp M.I Pol, Kajari Rohil Yuliarni Appy SH MH, dan Ketua PN Andry Simbolon SH MH, Senin (26/4/2021) siang kemarin. 

"Kita bersama teman-teman memberikan pernyataan terkait dengan dilarangnya mudik lebaran tahun 2021 khususnya yang masuk maupun keluar dari Rokan Hilir," kata Bupati Suyatno. 

Pernyataan sikap bersama ini katanya mengacu pada aturan yang lebih tinggi dalam hal ini pemerintah. Karena sudah ditegaskan larangan mudik bagi siapa saja, baik itu Aparatur Sipil Negara (ASN), tokoh politik, maupun masyarakat umum. 

Bupati Suyatno mengatakan kalau tahun ini berlebaran lebih tenang di rumah di perkampungan dari pada mudik kemana-mana. Hal ini dikarenakan Covid-19 belum berhenti. Untuk di Rohil angka kenaikannya cukup tinggi. 

"Sampai saat ini yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 sudah 39 orang, dan 134 dirawat dan 241 yang menjalani isolasi mandiri. Maka dari itu, angka kenaikan itu tetap harus kita waspadai," ujar Suyatno. 

Ia berharap, keputusan ini tidak hanya diberlakukan di Rohil saja, akan tetapi provinsi dan pusat juga ikut mengajak untuk tidak melakukan mudik lebaran. "Posko yang ada sudah berjalan, baik itu yang terletak di perbatasan maupun pintu masuk ke Kota Bagansiapiapi," tuturnya. 

Adapun isi pernyataan deklarasi yakni agar tidak melakukan mudik lebaran, baik yang masuk maupun yang keluar wilayah Rokan Hilir, melakukan pembatasan moda transportasi tanggal 6 sampai tanggal 17 Mei 2021, dan mengajak seluruh masyarakat Rohil untuk berlebaran di rumah saja.